Postingan

Prodi S2 Studi Agama-Agama (SAA) Gelar Workshop Kurikulum 2020

Gambar
Rabu (19/8/2020) Program Studi S2 Studi Agama-Agama (SAA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan program workshop kurikulum kepada seluruh dosen di lingkungan prodi S2 SAA, alumni, mahasiswa, dan pengguna. Workshop kurikulum ini mengusung tema "Studi Agama-Agama untuk Toleransi dan Perdamaian". Selain itu, workshop ini juga mengundang pakar pendidikan tinggi yakni Prof. Dr. H. Afif Muhammad MA, dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Cendekia, Garut, Jawa Barat. Kegiatan ini diadakan rutin setiap tahun ajaran baru sebagai bagian dari penyempurnaan kurikulum. Tahun ini kegiatan tersebut diadakan di Hotel Shakti, Jalan Soekarno-Hatta No.735, Cimencrang, Gedebage, Kota Bandung. Ketua Prodi S2 SAA, Dr. Rifki Rosyad, MA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini merupakan agenda yang sangat penting untuk mewujudkan Prodi SAA yang unggul dalam menciptakan para lulusan yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman. "Perubahan sosia

Moderasi Beragama dalam Dialog

Gambar
Program studi Magister (S2) Studi Agama-Agama (SAA) Pascasarjana UIN SGD Bandung bekerjasama dengan Gereja Katolik Hati Kudus, Tasikmalaya melaksanakan seminar dengan tema “ Moderasi Beragama di Masyarakat Perkotaan”.   Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Gereja Katolik Hati Kudus, Tasikmalaya pada 21 Februari 2023. Di awal seminar, Romo Fabianus Muktiyarso—pemimpin Gereja Katolik Hati Kudus—menjelaskan tentang peristiwa kelam tahun 1996 yakni perusakan gereja oleh sekelompok oknum masyarakat. Persitiwa ini menyebabkan luka mendalam bagi umat Katolik di Tasikmalaya. “Bagi kami, ini adalah peristiwa Tragedi Intoleransi yang tidak mau terulang lagi. Saat itu, tidak hanya luka fisik yang kami rasakan, tetapi juga luka psikis.”, ujar Romo Fabianus. Namun, Romo menjelaskan bahwa setiap peristiwa selalu ada hikmahnya. Dalam tragedi ini, ia menjelaskan pentingnya komunikasi dan dialog keagamaan yang pada ujungnya akan bermuara pada kesepakatan dan toleransi. “Setelah peristiwa itu, kita berub

Mengapa Filsafat Sosial Masih Penting?

Gambar
Oleh: M. Taufiq Rahman Filsafat sosial menempuh kebalikan jalan observasi sosiologi. Sosiologi bermaksud untuk mencapai pengetahuan yang selalu bertambah eksak tentang data positif. Filsafat sosial itu adalah data ontologi dari segala sesuatu yang bersifat sosial, artinya inti sari dari hidup sosial itu dikembalikan ke pokok ada manusia. Yang tercetus dalam setiap dan segala data sosial yang konkrit, misalnya hubungan pokok perorangan dengan hidup bersama.  Dalam hal ini, aliran-aliran filsafat bersimpangan. Pandangan-pandangan mengenai kepentingan umum, mengenai bentuk pemerintahan, dasar hukum dan keadilan, bergantung pada tanggapan terhadap hubungan perorangan dengan kehidupan bersama. Pandangan penting juga artinya untuk penentuan norma-norma untuk mengatur segala konkrit hubungan antar manusia. Seperti masalah teologi, kehidupan sosial pun selalu menunda pertanyaan: Adakah kita berada di jalur yang benar? Maka jawaban pun selalu dicoba-terapkan, kadang dengan banyak pertimbang

Gelorakan Kajian Islam di Rantau Asia Tenggara: ICON-IMAD XI Bandung 2022

Gambar
    ICON IMAD merupakan agenda rutin setiap tahun yang dilaksanakan oleh Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia, Akademi Pengajian Islam, Universiti Malaya (UM), Malaysia, Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) Brunei Darussalam, Faculty of Islamic Science Prince of Songkla University (PSU), Thailand. ICON IMAD kali ini mengusung tema “Malay Civilization Facing the Global Challenges of COVID-19”. diselenggarakan oleh Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia, tepatnya tanggal 26-27 Oktober 2022. Selain itu, agenda ini juga dilaksanakan secara offline dan online. Secara offline agenda ini dilaksanakan di Kampus 2 UIN Sunan Gunung Djati Bandung, sementara secara online agenda ini dilaksanakan melalui Zoom Meeting.   TOPIK Manajemen Pengetahuan Topik ini meliputi 1. Lembaga Pendidikan Islam dan Orientasi Pasar; 2. Produksi Pengetahuan dan Penambangan Data; 3. Literasi dan Kebijakan Publik; 4. Produksi Pengetahuan, Pembangunan Ekonomi, dan Buda

Agama dan Politik Identitas

Gambar
  Oleh: M. Taufiq Rahman  (fikrakoe@uinsgd.ac.id) Selama lebih dari seabad, konsensus ilmiah meramalkan penurunan agama sebagai kekuatan sosial sebagai akibat dari modernisasi, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, kemajuan sosial, atau Revolusi komunis. Namun dalam praktiknya, agama telah menunjukkan sedikit tanda berkurang pentingnya di depan umum. Apakah mempertimbangkan Revolusi Iran tahun 1979, munculnya Hak Agama di Amerika Serikat pada 1980-an, ledakan kekerasan sektarian di tempat-tempat seperti Irlandia Utara, India, Lebanon, dan Bosnia-Herzegovina, penyebaran kelompok-kelompok Islam militan seperti Al Qaeda, Boko Haram, Al-Shabaab, dan ISIS, serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat, atau peran agama dalam mendukung gerakan demokrasi di bagian Amerika Latin, Afrika, Eropa Timur, dan Asia, agama tetap menjadi faktor kuat dalam kehidupan sosial dan politik. Ilmuwan sosial memilikinya baru belakangan ini mulai menyadari bahwa agama adalah kekuatan yang perlu dipaham

Undang Praktisi Perdamaian, Prodi S2 Studi Agama-Agama (SAA) Gelar Seminar Nasional

Gambar
Selasa (07/10/2021) Program Studi S2 Studi Agama-Agama (SAA) menyelenggarakan kegiatan seminar nasional dengan dihadiri oleh seluruh dosen, alumni dan mahasiswa di lingkungan prodi S2 SAA. Seminar nasional ini mengusung tema "Kontekstualisasi Studi Agama-Agama dalam Framework Perdamaian Global". S eminar ini mengundang pakar sekaligus praktisi perdamaian yakni Irfan Amali MA, dari Peace Generation (PeacGen) Indonesia. Kegiatan seminar nasional ini diadakan rutin setiap tahun sebagai bagian dari pendalaman kajian studi agama-agama . Tahun ini kegiatan tersebut diadakan di Hotel Shakti, Jalan Soekarno-Hatta No.735, Cimencrang, Gedebage, Kota Bandung. Ketua Prodi S2 SAA, Dr. Rifki Rosyad, MA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar ini merupakan agenda yang sangat penting untuk memberikan asupan pengetahuan baru baik secara teoretis maupun praktis kepada seluruh civitas akademik SAA dalam menyongsong setiap perubahan tataran keilmuan global . “Tidak bisa kita hidup d

Silabus Agama, Negara, dan Civil Society

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH AGAMA, NEGARA, DAN CIVIL SOCIETY PROGRAM STUDI DOKTORAL RELIGIOUS STUDIES PROGRAM PASCA SARJANA UIN SGD BANDUNG TA 2019/2020 Nama Mata Kuliah       : Agama, Negara, dan Civil Society                 Program                        : Strata 3/Doktoral Program Studi              : Studi Agama-Agama Semester                       : II Bobot SKS                   : 3 sks               Jumlah Pertemuan        : 16 kali Dosen                           : Prof. Dr. H. Asep Saeful Muhtadi, MA.                               Asisten                         : M. Taufiq Rahman, Ph.D. Waktu                          : 3 x 50 (150 menit) Deskripsi Mata Kuliah: Mata kuliah ini memberikan deskripsi dan diskusi tentang hubungan agama, negara, dan masyarakat madani di dunia. Pembahasan ditumpukan pada berbagai hal yang membahas agama dan hubungannya dengan perkembangan politik dan masyarakat global. Pembahasan dapat dirunut sejak d